Seleksi Ujian Program Diploma Jalur Reguler

Hallo Assalamualaikum, salam sejahtera untuk kita semua, om swastiastu.
Really nice to meet you. The fighter of brightness future.

Hey hey hey, apakah kamu salah seorang pejuang yang masih gigih berjuang untuk kuliah? Nice!! Terus saja kobarkan guys, kemenangan tengah menunggu kamu!!

Part paling menyebalkan saat membaca blog adalah basa-basi, benar? Tapi bentar fighter, terkadang ada percikan semangat tersendiri ketika basa-basi itu ada kemiripan dengan kamu loh. Yang aku rasain nih guys, saat kemenangan itu mulai dekat setelah kita bertubi-tubi gagal, saat ituah kita sedang dekat-dekatnya dengan Pencipta. Karena pada dasarnya saat kita benar-benar mengalahkan keegoan kita, saat kita menyerah pada sang Khalik, saat-saat kita mendekatkan diri menjadi lebih dekat dari biasanya, Saat itulah Allah melihat kesungguhan dan ketulusan dari hatimu. Jadi kemenangan yang sebenarnya itu datang ketika tujuan yang ingin kita raih itu semakin mendekatkan kita dengan Sang Khalik. Karena bisa jadi harapan yang menjadi tujuan kita sebelumnya belum begitu menarik magnet antara kita dengan sang Khalik. Sehingga belum menampakkan kesungguhan dan ketulusan itu sendiri. Karena aku percaya itu dan Allah mengabulkannya.

Ini adalah bagian mengenai Pengalaman Ujian Reguler Masuk Program Diploma (Sebelum akhirnya berubah menjadi Sekolah Vokasi) IPB 2017.

Ujian Reguler Program Diploma tahun 2017 dilaksanakan pada tanggal 6 Agustus 2017. Lokasi ujian di gelar di beberapa kota besar, kala itu aku memilih untuk ujian di kota Bogor. Ada tiga mata pelajaran yang diujikan dalam ujian regular masuk diploma, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris. Dalam segi tingkat kesulitan, aku rasa ini jauh lebih mendekati tingkat kesulitan Ujian Nasional ketimbang SBMPTN. But guys, belajar dan berjuang itu harus. Ga peduli itu gampang atau sulit, kuncinya tetep pelajari dan pahami. Untuk model soalnya menurutku cukup familiar buat kamu yang suka latihan soal di buku kumpulan soal Ujian Nasional seperti buku Detik-detik atau semacamnya. Jumlah soalnya waktu itu berbeda dari jumlah soal tahun sebelumnya (2016). Tapi yang aku ingat jumlah soalnya lebih sedikit dari jumlah soal yang pernah aku baca di salah satu blog. 

Soal Matematika waktu itu yang pasti aku ingat itu ada mencari akar-akar, limit, integral. Kalian bisa latihan dari soal-soal di buku Detik-detik UN yang kalian miliki. . Ini mah beneran deh, banyakin latihan sampe tangan kalian seolah bergerak sendiri tanpa otak suruh.

Soal Bahasa Indonesia waktu itu tidak terlalu banyak soal cerita, hanya saja soal mengenai kalimat efektif, ejaan, huruf capital, penulisan gelar, dan kosa kata (terutama di kalimat-kalimat rumpang). Untuk yang ini aku saranin kalian pahami betul ya biar ga terkecoh.

Soal bahasa inggris. Buat kamu yang ga begitu paham dengan grammer mungkin ini bakal jadi sulit buat kalian. Karena sebagian besar soal bahasa inggris waktu itu mengenai grammer. Dan pastinya kalian harus tau mana kalimat adjective, verb, dan adverb. Yang ini bias kalian pelajari dari buku manapun. Waktu itu aku belajarnya dari buku USM PKN, karena memang banyak latihan grammernya.


Bagi kalian yang ingin memperkaya latihan soal, soal dari polban berikut bisa kalian jadikan sumber latihan yaa. Dulu aku latihan dari buku detik-detik UN dan rekomendasi dari beberapa blog dari soal polban. Soal Polban 2016

Tapi pada akhirnya, kita hanya bisa berharap, berdoa, dan berusaha. Karena bisa saja tahun ini soalnya bakal jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Good Luck Fighter!! Semoga kemenangan kali ini benar-benar jadi kenyataan untuk mu.

Komentar